Friday, July 28, 2006

sirik tanda tak mampu


Setelah belajar ilmu kebatinan pada ki somad, aku merasa menjadi sakti mandraguna (Cuma merasa lho…) ini kubuktikan ketika aku mau ke kota kecamatan untuk berbelanja keperluan2 ki somad yg tengah bermeditasi di gua ciwadul. Aku biasa berjalan kaki melewati pesawahan, untuk menghemat waktu dan uang. Sebab kalau aku jalan kaki lewat jalan raya aku mesti berjalan sekitar 1 jam, kalau naik angkutan desa mesti bayar 200 rupiah, ah mahal benar. Dari pada buat ongkos lebih baik aku belanjakan untuk membeli batu cincin, biar gayaku mirip ki somad hehehe (ngefans amat sihhh..)
Ketika lewat pesawahan itulah aku di kejar anjing milik koh ahong. koh ahong pemilik ternak babi di kampungku memang memiliki banyak anjing kampung, untuk menjaga ternak2nya dari gangguan anjing2 liar maupun maling2 ternak.
Sangat menakutkan bagiku di kejar anjing2 buas milik koh ahong, entah kenapa anjing2 itu menjadi sedemikian bernafsunya mengejarku, padahal aku telah terbiasa melewati pesawahan dan ternak koh ahong. Mungkin juga ini di akibatkan oleh bawaan hawa ruh ku yg berganti menjadi orang sakti (husss sombong amat ya) yg selalu di ikuti oleh jin2 atau khadam peliharaan ku. Makanya anjing2 itu menggonggong dan mengejarku sejadi2nya. Tadinya aku berlari kencang ke tengah sawah, sampai2 kaki ku beberapa kali terjerembab ke Lumpur sawah yg banyak lintahnya itu, uh sungguh tragis dan melelahkan, tapi segera saja ku teringat akan ilmu pukulan jauh yg di ajari ki somad, aku teringat kalau sekarang aku bukan anak pengecut lagi, aku harus ingat kalau aku sekarang sakti…sakti mandraguna...hehehe....dengan gerakan berbalik dan mundur satu-dua langkah ku kepal kan kedua tanganku dan menahan napas di dada dan perut, sambil merapal aji2an dan mantra pukulan

"jigoh...gocap...jadi tilu salawe sakali gebuk paeh siah"

Tanpa ampun 3 anjing yg mengejarku terkapar gosong bagai tersetrum ribuan volt listrik...aku sampai terkaget2 melihat keampuhan ilmu warisan ki somad itu. Pantas saja ki somad selalu wanti2 untuk tidak menggunakan ilmu itu sembarangan.

Wah bangga dan bahagia nya diriku...walau Cuma anjing kampung yg kena ilmu ku, itu merubah cara berjalanku, dada kubusungkan, tangan ku lebarkan bagai burung bangau hinggap di pematang sawah, kalau kata di damin sih cara berjalanku mirip orang yg keteknya bisulan hehehe....dasar si damin itu selalu ada2 saja kalau bicara.

Itulah kenapa aku merasa sakti, walau aku jarang2 menggunakan ilmuku, aku takut kalau sering di gunakan ilmuku habis. Kata ki somad sih kalau sering di gunakan ilmu itu akan semakin hebat, tapi aku tak mau percaya, aku takut di bohongi, aku takut nanti ilmuku habis, kalau ilmuku habis aku akan lebih lama lagi jadi pembantu ki somad...eh murid dink...., aku ingin cepat turun gunung, melanglang buana...menguji kehebatanku...kalau perlu aku akan buat pertunjukan di alun2 kota kecamatan ku ttg kesaktianku....tentang kehebatanku..tentang kedigjayaanku...wah boleh lah satu-dua jurus aku peragakan pada orang2 kota itu yg tahunya Cuma hal2 yg tak berguna dan kebanyakan melihat tontonan tak nyata di bioskop2..

Si damin orangnya agak pendiam, dia lebih menguasi ilmu kanuragan daripada kebatinan, dia malas kalau di suruh semedi atau mutih oleh ki somad, dia tak sungguh2 kalau belajar, makanya ki somad hanya mengajarkan ilmu2 raga saja, baru lah si damin semangat, dia senang apabila dia sudah bisa memecahkan lima atau tujuh tumpuk batu bata, dia anggap dirinya hebat….apalagi kalau di suruh angkat sekarung beras oleh ki somad dati toko koh aliem di pasar kecamatan, sampai ke rumah ki somad pun dia mau memanggul itu sendirian. Sambil memamerkan otot2 nya yg gempal pada semua orang, apalgi ketika dia melewati rumah si minul, makin di kencangkannya lah otot2 tangannya yg sebesar pahaku itu….dasar tukang pamer!!! Untuk membelah kayu bakar pun dia sengaja sekali memperlihatkan otot2nya yg besar itu, bagai gorilla dia tepuk2 dadanya yg telanjang itu, lalu mulutnya mengaum bagai singa jantan birahi mencari sang betina….sangat menjijikan bagiku….dia selalu berkata kepadaku….”lihatlah laki2 sejati sedang bekerja, kau wanita memasaklah untuk ku makan” kurang ajar sekali kata2nya tetapi aku tak mau melakukan pembalasan kepadanya, karena hanya dia teman ku disini, aku hanya bisa melawan dia dengan kata2 saja, tak ingin aku melawannya dengan santet atau ilmu pukulan ku….aku takut dia mati. Kalau dia mati yg melakukan pekerjaan2 kasar siapa? Ih aku tak mau….nanti badanku menjadi kasar, tanganku bisa lecet2 memegang kapak besar pembelah kayu itu…..
Tapi pernah aku berkelahi dengannya, gara2 rebutan daging ayam sesajen tamu ki somad, waktu itu kepalaku di tamper, tangan ku di pelintir, sakit sekali, tapi aku paling tak mau kalah bila berkelahi dengannya, langsung saja ku baca mantra ajian gatal, biar badannya gatal semua….hehehe….walhasil dia mengerang kesakitan, badannya lecet digaruk2 tangannya yg kotor itu, setengah mati dia menahan rasa gatal itu. Sebelum aku habiskan ayam itu tak mau kusembuhkan gatal2nya itu, biarkan saja, biar tahu rasaâ....lucu sekali melihat cara menggaruknya seperti monyet kepanasan, aku sampai sakit perut melihatnya hehehe....tapi aku tak tega, walau bagaimana pun dia masih saudara, saudara seperguruanku lah, kubaca mantra penyembuh gatal2nya, setelah dia sembuh kami makan ayamnya bersama2 di bawah pohon nangka, sambil makan dia masih tetap cengengesan menertawakan sikap kami berdua...dasar gila!!! Kelebihan dia selain ilmu kanuragan dia pun telah di wariskan ilmu pellet yg kuidam2kan itu...dasar nasib...nasib...sampai kapan aku harus merayu gorilla itu...menunggu ajaran ki somad sepertinya tak mungkin...

Apa selalu sama untuk bisa raih mimpiâ...tak harus dipaksakan, selera orang beda2, aku ingin-sangat ingin....bisa baca mantra pellet itu....damin...ajari aku yaa¦..

sudahi cinta


Aku dilahirkan dengan memiliki wajah biasa2 saja dan dari keluarga kebanyakan, semua orang juga tahu. Kebiasaan ku dari kecil senang dengan hal2 gaib. Belajar kebatinan adalah obsesiku, aku ingin seperti ki somad tetangga kampungku yg tersohor sakti mandraguna, setiap hari banyak orang berdatangan ke rumahnya yg menyeramkan bagi orang lain. Lihat saja disana sini banyak patung dewi durga, asap kemenyan tak henti2nya menyebarkan aroma, sungguh daya tarik magis yg kuat bagiku. Aku senang bermain ke rumah ki somad. Dia sudah menganggap ku pembantu pribadi hehehe (bangga amat sih)

Ki somad memiliki tampang yg menyeramkan, badannya tinggi besar dengan brewok yg lebat, batu cincin terpasang di jari2 tangannya yg hitam dan kotor, gelang akar bahar melingkar di kedua pergelangan tangannya yg kokoh, seperti kebanyakan dukun2 sakti lainnya.

Pernah aku melihat langsung ki somad menampar seorang jagoan di pasar kecamatan ketika membeli minyak wisik utk keperluan perdukunannya. Dia memukul orang itu dengan sekali tamper, dan org itu langsung semaput. Aku bangga dengannya, dia menampar org itu karena membelaku. Aku dengan badan ceking, dekil dan bau kemenyan ini di ganggu oleh jagoan itu, barang2 bawaan ku di lempar ke tanah, uang sisa belanja coba di rebut, aku kaget setengah mati, belum pernah aku di rampok dan di perlakukan seganas itu. Hatiku sungguh ketir, mulut bagai di kunci, untuk berteriak minta tolong pun aku tak mampu, tapi entah darimana datangnya, tiba2 ki somad yg tadi permisi padaku utk membeli sepotong kain hitam datang membela aku, anak didiknya yg paling pandai. Sungguh pemandangan yg menakjubkan.

Dia menyelamatkan aku. Setelah kejadian itu makin banyak orang2 berdatangan pada ki somad utk sekedar meminta ilmu pukulan, ilmu kebal, ilmu penglaris dlsb.

Setelah bertahun2 aku bergaul dengan ki somad sedikit demi sedikit aku di ajarinya, ilmu pertama yg di ajarinya yaitu memanggil roh alias setan gentayangan. Tapi aku tak terlalu menyukai ilmu itu. Karma aku terobsesi dengan ilmu pellet, aku ingin segera belajar ilmu itu, tapi ki somad belum memberi ilmu itu padaku, mungkin dia tahu, kalo aku sudah belajar ilmu itu, aku akan meninggalkannya. Lalu siapa lagi yg akan dia suruh2 kalo aku tak ada, si damin agak2 lambat kalo di suruh menyiapkan sesajen. Dia kebanyakan menghayal menjadi pendekar, kebanyakan baca novel cerita silat sih...

Kenapa aku begitu berharap memiliki ilmu pellet alias ilmu pengasihan itu, sebab waktu kecil aku pernah di ludahi seorang wanita yg kusuka diam2. waktu itu aku masih mengaji di wak husin, dia seorang ulama yg menyepi ke kampungku, dia mempunyai cita2 tinggi untuk memberi pelajaran agama secara gratis pada anak2 tak mampu sepertiku ini, dia ingin anak2 pintar dan bisa menaklukan dunia dan akhirat. Ketika aku mengaji itulah ada teman sepengajianku “siti” namanya, dia amat cantik dan manis dengan tubuh ramping seperti itu, maklum memang masih kecil, awalnya aku sama sekali tak tertarik dengannya, aku toh belum mengenal apa arti cinta, suka2an, atau bercinta. Namun teman2 selalu meledek aku dengan kata2, bahwa aku pacar siti. Awalnya memang malu tapi lama kelamaan bila tak di ledeki aku jadi kangen, dan jadi tumbuh rasa ingin dekat dengan siti. Tapi itulah malapetaka bagiku, bagi hidupku, bagi pertumbuhan hatiku. Aku beranikan diri utk menyapanya ketika berpapasan di jalan menuju langgar tempat kami mengaji, tapi aku di tolaknya mentah2. pertanyaan dan sapaan ramahku di balas dengan air ludahnya. Ternyata dia membenciku sangat membenciku tak seperti aku yang coba merindukan hatinya..dari itulah aku terobsesi dengan ilmu pellet alias ilmu pengasihan dan ilmu kebatinan lainnya Pernah kucoba utk belajar pada wak husin, tapi sekali lagi aku di tolak mentah2, aku di suruh mengaji dengan baik, aku di suruh melupakan hal itu, karna itu perbuatan berdosa.

Tapi jiwa masih di kandung badan, rasa rindu masih melekat dalam jiwa, pantang bagiku menyerah, akan kucari guru lain yg mau mengajariku, itulah akhirnya ki somad yg bersedia menerima ku kini...

Bila ku kuasai ilmu itu aku tak peduli, cinta atau tidak cinta, yg penting dia menjadi cinta padaku dan mengharapkan ku…aku berjanji dalam hati, takan cuma siti yg kan ku pellet tapi semua wanita cantik yg kuidamkan... Makanya awas hati2 ya hehhehe...

Friday, July 07, 2006

call me billy


namaku adalah Raden Mas Mursalim Ashari Syaputra, orang2 di desaku bisa memanggilku aden atau agan.


Aden mungkin kependekan dari raden dan agan kependekan dari juragan. aku dilahirkan di tengah2 keluarga ningrat yang totok. Ayahku adalah pemilik perkebunan kelapa sawit di didaerah kaki pegunungan halimun banten dan beberapa usaha lainnya. konon aku masih keturunan raja2 dari kerajaan mataram. entah kenapa gelar ningrat ku raden bukan pangeran seperti pangeran charles atau baron seperti tuan baron di film little missy. aku tidak bangga memakai julukan raden, aku pikir kurang ngetop dan kampungan.

sebelum aku bersekolah di jakarta, ku habis kan masa kecil ku di kampung nan permai. sawah yg terhampar luas, perkebunan sawit milik ayahku, perkebunan lada milik paman ku, perkebunan karet milik anak pejabat permerintah yg berkuasa kala itu menjadi pemandangan yg menyegarkan hatiku. aku anak muda yg terkenal di kampung ku. siapa yg tak menganggukan tubuhnya dan kepala nya ketika berpapasan denganku, siapa yg berkata2 kosong ketika berbicara padaku, siapa yg tidak menyium tangan ku ketika bersalaman dengan majikan mudanya ini.....semuanya hormat padaku. bahkan seorang camat di kota pun mengangguk penuh senyum ketika bertemu dengan ku di lapangan upacara bendera hari kemerdekaan negeri ini. semua karena aku anak seorang ningrat, bukan anak sembarangan seperti kebanyakan orang. siapa yg tidak jerih melihat aku dan leluhurku dengan harta setumpuk dan tanah berkilo2 meter..

aku tak habis pikir kenapa keluarga ku bisa terdampar di daerah terpencil ini. hidup di daerah pedalaman, bertetangga dengan suku baduy luar. sangat aneh dan musykil, tapi ini terjadi, menurut cerita2 orang desa kakek moyangku adalah seorang keturunan kerajaan mataram dia adalah salah satu putra dari selir raja mataram kala itu. entah siapa nama raja itu....aku tak ingin tahu. ketika beranjak dewasa kakek moyangku itu di buang secara halus, dengan di beri tanah dan kekuasaan di daerah banten oleh permaisuri, karena kakek moyang ku adalah salah satu anak laki2 dari dua anak laki2 sang prabu, salah satu anak laki2 ini adalah anak permaisuri,

karena kekhawatiran perebutan kekuasaan di hari nanti maka kakek moyangku yg baru berumur 11 tahun di

buang ke daerah banten. selain di beri tanah yg luas juga kakek moyangku di kawin kan dengan seorang wanita dari keturunan abdi dalem, ini adalah bentuk penghinaan yg kedua dari pembuangan halus nya.

sudahlah aku tak mau berpikir jauh, bahkan aku tak peduli aku keturunan siapa. yang penting aku ingin jadi orang modern tanpa gelar2an tanpa sopan santun khas keluargaku.
dijakarta nama ku kuganti jadi "billy" biar sama dengan jagoan koboy ala amerika "billy the kid". aku senang apabila teman2ku kuliah di jakarta memanggilku billy. aku sering traktir mereka. kemanapun mereka mau aku turuti. clubbing, pijit, mandi kucing atau cuma jalan2 di mal aku yg bayar. aku tak merasa rugi, aku bangga bisa membagi2kan harta keluarga ku. biar cepat habis. biar ludes semuanya. biar aku cari sendiri nanti.


Dari kecil tak pernah aku merasakan kelaparan atau kekurangan. semuanya serba tersedia. sering aku bercita2 jadi orang miskin yang papa. aku kagum dengan pengemis yg di jalan2 itu. aku kagum akan keberanian mereka utk meminta2. entah apa yg mereka pikirkan utk mendapatkan uang dan makanan dari para dermawan. sedangkan aku tak pernah kuatir tak makan. sehabis lulus kuliah saja pekerjaan telah menanti ku, yaitu mengurusi usaha ayahku, selain perkebunan kelapa sawit, ayahku memiliki usaha penginapan di daerah pantai anyer dan pabrik2 di daerah karawang. semuanya semu bagiku. itu milik orang tua ku, milik trah raden yg selalu di banggakan keluarga ku.


aku muak dengan semua itu, aku ingin pergi, ingin mengembara seperti pendekar si buta dari gua hantu dengan monyetnya, ingin seperti BJ and the Bear pengendara truk besar dengan simpansenya....sedangkan aku tak memiliki monyet seperti mereka.....kamu mau jadi monyetnya???

sekarang sebut aku billy...jangan sebut aku agan atau aden....kampungan...!!!

Friday, June 16, 2006

belok kiri jalan terus



awan gelap menyelimuti kampungku yang penuh debu dan sampah...., aku sudah mulai mengangkat baju2 ku yg ku jemur di depan rumahku yg sempit. ibuku pun telah memasukan dagangannya kedalam rumah. angin berhembus dengan kencang, membawa setiap lipatan sampah yg terbuang dengan percuma, kertas koran,bungkus makanan kecil, bungkus permen, debu...apa saja di bawanya...di terbangkan dengan keriuhan yg mencekam. aku berpikir akan ada apakah ini? apakah ini yg di sebut hari akhir? rasa was2 menghantui ku...

sedikit2 hujan mulai turun dari langit yg kelam, awan berarak di tiup angin.
aku menengadah ke langit, terlihat kilatan cahaya di susul oleh suara gelegar yg dahsyat. petir menyambar pohon beringin yg besar dan tinggi. pohon beringin itulah tempat ku bermain dari kecil. pohon beringin yang melegenda. semenjak kecil orang2 di kampungku selalu berkata bahwa beringin tua itu ada penunggunya... "ki semar" namanya....konon ki semar adalah seorang demang yg bunuh diri di pohon itu. demang ketika VOC masih bercokol di ibu pertiwi ini.

dia bunuh diri menggantung lehernya di atas pohon itu, karena kecewa. dia kecewa istrinya yang ayu dan semok itu berselingkuh dengan perwira muda kerajaan belanda, menir gobang orang menyebutnya. kata mereka menir gobang adalah perwira muda yg membawahi satu kompi tentara kompeni di benteng batavia di cisadane, tepatnya di daerah pasar baru. menir gobang adalah pria asal maluku, dia hitam tapi manis.

kegantengannya adalah sesuatu yg di dambakan oleh setiap wanita. apalagi ketika dia memakai seragamnya. dengan pangkat di bahunya yg kekar, berwarna ke-emasan, seragamnya berwarna biru langit dan sepatu boot nya menambah kewibawaan nya. senjata pistol di pinggang kanan melebihkan nilainya sebagai seorang pria sejati.

masyarakat kebanyakan memanggilnya menir gobang, karena dia acapkali meminta uang jago dari pedagang2 yg berniaga di sekitaran pasar lama dan kali cisadane....pedagang2 tionghoa dan pedagang2 kecil dari kampung2 sekitaran benteng.

rasa kekecewaan ki semar sangatlah pantas. dengan hati yg meradang tak bisa berbuat apa2....dibawah cengkraman kolonial yg tak habis2nya menyedot sum2nya. sedari kecil dia tak pernah tahu arti kemerdekaan mengemukakan pendapat, berbicara lantang atau mengkritik siapapun...., yg ia tahu hanya umpatan dan cercaan berbahasa belanda. semenjak dia sekolah di HIS, MULO dia sering di permainkan oleh anak petinggi VOC. dia masih bisa bertahan terhadap siksaan2 batinnya. tapi tidak untuk perselingkuhan istrinya yg amat sangat dia cintai. habis sudah riwayatnya kini....hanya pohon beringin tua itu lah yg jadi saksi kesedihan nya, yg mengantar kan nyawanya keharibaan sang Maha penguasa sang Penciptanya......

orang2 dikampung ku tak ada yg berani berada di sekitar situ melihat pohonnya pun darah mereka berdesir dan langsung memalingkan muka. seakan2 jasad ki semar masih tergantung di pohon itu.

mungkin hanya aku dan beberapa kawan ku yg berani bermain di situ. kami sering tidur2an di bawah pohonnya yg rindang dengan tali2 seperti akar yg menjuntai ke bumi. kami tak pernah merasa takut akan cerita orang2 kampung yg selalu membesar2kan cerita. kami malah menjadikan tempat itu markas.

pernah suatu kali si udin temanku anak pak ustad melihat ada seorang kakek tua bungkuk di situ. ketika itu malam jumat kliwon. karna kebiasaan di kampungku bila malam jumat pengajian yg biasanya di lakukan di langgar kecil di tengah kampung libur. kami di suruh pak ustad mengaji yasin di rumah. dasar anak2 kami malah janjian utk bertemu di bawah pohon beringin itu, sebab banyak burung puyuh kalau malam tiba, si wahyu temanku suka sekali menangkap burung2 itu. lalu membakarnya hingga aromanya membuat perut kami keroncongan.
ketika janjian itu lah si udin datang paling awal. dia termenung dengan wajahnya yg kesal. aku lupa akan janjiku untuk bertemu di sana, wahyu pun sama....dan teman2 yg lain tidak boleh keluar rumah oleh orang tuanya.....,
tiba2 ada menepuk bahunya, entah darimana datangnya orang itu. "sedang apa duduk disini nak?" ooohh....udin pucat pasi...dilihatnya kakek tua itu melayang2 di depan matanya. langsung saja ia tak ingat apa2 lagi....hanya keesokan harinya lah mak rumput yg biasa berjualan nasi uduk keliling menemukannya tengah tertidur di bawah pohon itu.
semenjak kejadian itu udin benar rajin mengaji dan enggan bermain di sekitar pohon itu lagi, tapi bagi kami tak masalah, kami tetap bermain di bawah pohon itu.

sekarang kulihat pohon itu terbakar dan hampir roboh dan akan menjadi punah....seiring legenda ki semar yg di takuti oleh orang2 di kampungku....kini hanya kegetiran dan sampah2 yg berserakan....dan banjir di kala hujan tak henti2 menyerang kampung ku ini......telah setengah abad indonesia berdiri....dan kampungku tetap berdiri dengan megah di kelilingi oleh situs2 VOC yg mengandung seribu cerita....

selamat tinggal pohon beringin...selamat tinggal kenangan....
semoga kampungku jadi kampung yg indah dan bersih, kembali hijau dan alami di tumbuhi pohon beringin besar....biar nanti anak cucu ku bisa bercerita ttg legenda2 lainnya.....

Thursday, June 15, 2006

mengaku kalah saja


kalo gak nyambung jangan di baca apalagi pake mantra...

setiap hari selalu mengalami rutinitas, bangun pagi, mandi, kerja, pulang, tidur.

langsung tidur gak sempet mandi sebab mata sepet..., kadang2 bangun pagi, trus kerja, gak mandi juga sebab mata masih sepet, takut salah megang gayung. yaa..maklum gak pake shower...dah bagus ada kamar mandi di kampungku...dipakenya bareng2 se-RT...ada yg nyuci, mandi ada yg cuma ngeliat2 yg mandi hehehe....

kalo mandi sudah kesiangan, pasti ngantri..., males kan nunggunya..padahal dah kebelet. mo ke kali (sungai sih sebenernya) malu banget, sebab aku kan sudah gede, sudah ada "itu" nya hehehe..., kalo waktu kecil sih cuek aza abis masih plontos sih....paling yg liatin juga maklum, tapi kalo dah gede segede gajah sincan gini....ogah ahh...mana tahan...., mokal kaleee...!!!

pernah mo mandi sore2, ngantri juga, pas baru mau giliran, tiba2 mbak minah tetangga ku yg kerja di rumah bilyard, lari terburu2, kupikir lagi balap lari sama tikus gede item itu. tapi ternyata dia kebelet pipis. dan dengan serta merta mendorong aku kepinggir pintu kamar mandi itu (sebenernya sih MCK=mandi cuci kakus) sambil bilang "maaf ya de' mbak dah gak tahan nih" ooopsss "mbak duluan ya...!!?" aku cuma bisa bengong, belum hilang kagetnya di dorong, dia sudah masuk ke kamar mandi dan menutup pintu dengan kelemah-lembutan dari seorang wanita "BRUKKKK...!!!" "ampun mbak..." dalam hatiku hingga tak terasa aku sedang terduduk di depan pintu kamar mandi dengan tangan masih memegang gayung....mirip deh sama peminta2 di lampu merah yg suka bawa batok hehehe...

ya sudah cuma bisa menunggu dan menunggu...hingga terasa tak ingin mandi lagi...
makanya waktu sekolah dulu...aku terkenal memiliki tubuh yg manis dan hitam legam...kenapa aku bilang manis...sebab semut suka nempel di badanku dan hitam karna banyak kotoran debu (alias daki) menempel di badanku..
tapi tak mengapa aku tak pernah merasa malu...aku bangga bisa begitu...sebab tak ada orang yang tahan dekat2 dengan ku..
makanya kalau aku naik bis aku bisa duduk sendirian di kursi yg buat 2 orang, selain memang keharuman tubuhku berbeda dengan orang lain, besar tubuhku juga mendukung untuk tak memberi tempat untuk penumpang lain. aku juga heran kenapa mereka rela berdiri sedangkan kursi di sebelahku kosong... kenapa ya? kalian tahu tidak?? sampai sekarang aku masih bertanya2...

begini2 aku pernah lho jadi pahlawan, begini ceritanya....
waktu naik bus kota pulang sekolah aku pernah di todong di bus kota, semua penumpang di preteli habis2an. aku duduk di bangku belakang...cuma bisa melihat dan berdoa semoga mereka tidak menghampiri ku.., ternyata mereka menghampiriku juga..
dengan todongan belati dan celurit di dada dan leher mereka mengancamku untuk menyerahkan hartaku satu2 nya, yaitu jam pemberian ibuku..ketika aku dengan ketakutan akan melepaskan jam itu sambil menangis dengan mulut yg menganga luas bagai mulut kudanil----penodongnya malah lari keluar bus dengan terbirit2...mereka muntah2 di pinggir jalan ...aku pikir aku bisa mengalahkan mereka dengan ilmu gaib ku...eh ternyata mereka tak kuat menahan harumnya uap yg keluar dari mulutku ketika aku menjerit tadi...
sorak sorai penumpang lain mengagetkan aku...mereka memberikan applause yg sangat dahsyat, karna aku berhasil mengusir penodong itu dan mengembalikan harta mereka yg terampas.
beribu2 ucapan terima kasih mereka tujukan padaku dan beberapa lembar ribuan pula hehehe...lumayan...
kamu mau tahu penodongnya akhirnya kenapa???
ya di tangkap masyarakat dan penumpang bus yg kutumpangi...trus setelah babak belur di serahkan ke pos polisi....lalu aku dapat penghargaan dari kepolisian berupa piagam...hehehe...padahal aku berharap penghargaannya berupa uang bukan piagam...kan lumayan....buat beli mie rebus kesukaan ku...sambil traktir si inah teman sebangku ku yg setia dari kelas satu hingga lulus menemani ku :p

cukup untuk bayar bis kota


ketika hidup terus berjalan menghampiri kematian maka semua perbuatan yang telah berlalu harus mulai di instropeksi (bener gak tuh tulisannya). aku sebagai lelaki di takdirkan untuk memimpin, baik itu memimpin keluarga, memimpin diri sendiri, baik itu nafsu atau keinginan2 yg tak tertahan. semuanya butuh kepemimpinan yang lugas dan tegas.

artinya lugas, memimpin bukan sembarang memimpin, seperti jadi pimpinan di kantor, seorang pemimpin harus jelas menginstrusikan instruksi nya pada bawahannya. seperti presiden harus jelas memberikan arahan dan rencana2 nya kepada kabinet nya.
artinya tegas pemimpin haruslah tidak pandang bulu, walaupun bawahannya adalah teman atau saudaranya harus berani menegur dan memberi arahan jikalau bawahannya tersebut di pandang tidak cakap.

lalu dengan memimpin diri sendiri dan orang lain dapatkah di samakan?

sebenarnya sih ada perbedaannya, pertama memimpin diri sendiri itu kita tidak bisa berbohong untuk bersikap apatis atau melakukan trik2. masa tega berbohong pada diri sendiri sih?
kedua memimimpin orang lain, nah ini kita bisa bohong....bisa berpura2 marah kalau menegur bawahan atau berpura2 baik ketika menegur. bisa juga kan? walaupun tidak gampang melakukannya, mungkin harus belajar teater dulu ya...biar bisa acting

lalu kepemimpinan manakah yg akan kita pertanggungjawabkan??
yah semuanya dong.....betul tidak??

lalu apa sih yg di butuhkan dalam kepemimpinan itu sendiri...???
saya juga tidak tahu, wong saya selalu jadi kurawa kok..

lha kok nulis ttg kepemimpinan sih?
yah iseng aza, lha wong gak nyambung juga kok sama judulnya..

lha trus...?
ya begitulah...

lha trussss...???
biar bisa isi blog aza, biar banyak mboke....

lha trusss????!!!!
lha kalo trus-trus ya nabrak dong mbokkkkkkk hehehe...

Friday, June 09, 2006

sahabat....


ketika persahabatan mulai luruh dan tak tahu dimana lagi keberadaan itu, menjadikan suatu sisi yang tidak mengenakan dalam hatiku.

kini teman2 semasa kecilku tak pernah kujumpai, teman2 yg sangat berbekas di hatiku kala SMA pun tak lagi kujumpai. semua hilang seakan keberadaan ku kini tanpa masa lalu.
pernah ku berjumpa beberapa tahun lalu dengan sahabat2 ku semasa SMA, semua canda cenderung getir tak bertuan. seakan kedewasaan melesakan masa kanak2 dan remaja kedalam kehampaan sejati. tertawa seperti orang dewasa, bersikap seperti orang dewasa, berbicara seperti orang dewasa...., sangat memuakan bagiku.

aku terhempas dalam kedewasaan semu. aku masih ingin menikmati masa2 remajaku...masa mudaku....yang tiba2 terlepas seiring mengkerutnya kulit pipiku dan hilangnya gigi di geraham-aku sudah tua...

ku terbangun pagi2 dengan keringat membasahi poriku yg sedikit berkumpul dan lebih rapat, mimpi kah aku...?? terbangun dalam keriuhan dan cacian dari sang waktu yg selalu berlari menuju akhir yang tak pernah ku tahu apa yg kan terjadi, sekarang dan esok...

kini ku hampa tanpa canda dan tawa yg mengiris hatiku menjadi bagian2 yg selalu di tunggu sahabat2 ku yang setia tertawa lantang saat ku lontarkan lelucon yg tiada arti....

kini kesendirian menjadikan ku bagai batu arca di depan candi....

sahabat jika kau ada waktu untuk berjumpa dengan ku....berjanjilah kita kan tertawa lepas bagai hari tak kan pernah berakhir......
sahabat jika kau ada waktu untuk berjumpa dengan ku....berjanjilah kita kan berlari sebebas harimau sumatera di hutan rimba.......
sahabat jika kau ada waktu untuk berjumpa dengan ku....berjanjilah untuk berdoa untuk ku agar kita selalu bersama dalam waktu yang sementara ini....

sahabat untuk kesekian kali nya aku meminta.....ingat lah satu dari sekian kata yg pernah kita ucapkan sama2......ingatlah bahwa aku masih sangat merindukan kalian....

Thursday, June 01, 2006

poem#1


Ketika sebuah rasa dipaksa untuk berakhir...

Seketika perasaan terkejut meronta tak menerima paksaan...

Rasa itu memang tak terduga hadirnya...

Ketika ia datang, kau begitu bergejolak dibuatnya...

Tapi, ketika ia menghilang, kau akan dibawanya ke dalam dunia penuh pertanyaan...

Dan, seketika itu kau menjadi manusia yang terkutuk oleh sumpah serapah bahkan dendam 'dia'...

ya, ini mungkin saja terjadi, kawan........................................




Syukurilah rasa, maknailah kehadirannya, dan ikhlaskanlah kepergiannya dengan bijak.

(dari seorang sahabat belum tahu judul nya apa, mungkin ini benar2 puisi atau curahan hati yg terdalam...entahlah hanya dia dan Tuhan yg tahu..)

Friday, May 26, 2006

pupus#1


Merasa kehilangan dalam hidup itu wajar...sangat wajar...itulah kodrat yg dimiliki dan pasti terjadi dalam lingkaran hidup manusia.....

aku masih teringat ketika masih duduk di bangku SD...hidup begitu indah tanpa beban...hanya pelajaran olahraga yang aku takuti..bukannya aku penyakitan dan tidak suka bergerak raga..namun guru olahraga ku begitu dahsyat suaranya dan polahnya...amat sangat galak...dia lah orang pertama selain ibu ku yg aku takuti...setiap jam belajar olahraga hatiku ciut mendengar perintah2nya...LARI!! LARI! AYO YG CEPAT!! JANGAN JALAN KAKI!! wah...wah...makin berat saja kaki ku berlari...rasanya ingin cepat besar..tidak jadi murid SD lagi...biar badan ku sebesar bapakku dan bisa balas menghardik guruku itu...hehehe....asik kan?? hari berganti bulan...tiba-tiba sesuatu yg menakutkan itu tidak datang...tapi yg datang kepala sekolahku dengan guru baru..iya guru baru

....ternyata guru olahraga sadis itu pindah tugas....wah betapa riang nya hati ini.....bulan berganti tahun....kok hampa ikut pelajaran olahraga...makin lemess dan tiada tenaga...kenapa gerangan....??? sekali lagi aku bukan anak penyakitan!....ternyata aku harus diomeli dulu baru bisa lari....wah...wah...mental kerbau nihhh....mesti di pukul dulu baru jalan...hehehe...jangan kesinggung bukan kamu kok :p yah begitulah hari2 olahraga ku jadi hampa....perasaan ku biasa...tak semangat!!! lama2 aku merindukan teriakannya....sampai seakan2 aku memimpikan teriakan2 kasar itu setiap malam...hehehe....kelainan jiwa ya?? yah begitulah manusia ketika dapat 1 ingin 2...ketika dapat A ingin Z...ketika dapat yg jelek ingin yg cantik....hehehe....itu sih emang dah nasib kalo dapat yg jelek mas....!! oia kehilangan pertama ku yg amat menyakitkan adalah ketika kakak sepupuku meninggal...tak kuasa manahan sedih...karna kedukaan yg begitu dalam....dari dia-lah semenjak kanak2 aku di ajar untuk berani...berani segala2nya...dia yg mengajarkan aku bagaimana menggerakan kuda dan pion catur...dia yg mengajarkan aku bagaimana rasanya menendang bola...menendang teman main bola....juga ditendang...., bahkan seringkali aku di adunya dengan kawan2 sepermainan ku...iya di adu...diadu seperti ikan cupang...aku disuruhnya memegang telinga kawanku...kalau aku tak mau...dia bilang aku penakut...pengecut...lalu di provokasi temanku...dia bilang kamu berani tidak pegang kupingnya....temanku bilang "berani" sambil menatapku penuh pengertian...seakan-akan matanya berkata "maap teman aku tidak ingin di sebut penakut seperti mu" kontan saja aku yg tadinya diam langsung menjewer kuping temanku dengan sadis....eh teman ku pun tak mau kalah...di jewer juga kupingku yg kecil ini....kelamaan main jewer2an...akhirnya berganti main tonjok2an dan tendangan....dan kelamaan menjadi jambak2an dan bergulingan....sampai akhirnya kakak sepupuku itu yg melerai....karna keburu ada bude ku yg berteriak2 histeris...."hei...kecil2 sudah berkelahi...hayoo pisah2..." sambil sok berlagak menjadi kepala sekolah di SD ku...kakak sepupuku bertolak pinggang....dan berkata "kalian ini harus akur sama teman....tidak boleh berantem...gak enak berantem itu....rebutan apa sih...!!!??" aku dan temanku sama2 menangis.....bukan takut sama bude-ku karna ketahuan berkelahi...tapi kesal kepada kakak sepupuku.....kesallllllllll sekali!!! padahal dia tadi yg mensponsori kami berkelahi.......sekarang dia cuci tangan.....kesal sekali...!! tapi kalau aku ingat hal itu sekarang aku cuma bisa cengengasan bloon....kok mau aku di adu domba begitu....aku kan anak manusia yg punya akal, budi dan karsa...iya gak?? kenapa coba aku mau di adu?? sebab itulah anak kecil.....indah bukan... sekarang berkelahi...sejam kemudian sudah makan satu piring lagi

.....tapi kok setelah aku dewasa hal itu tak pernah sama.....aku pernah tak bertegur sapa dengan kawan ku semasa SMA hanya gara2 salah persepsi (sebenarnya sih kami naksir cewe yg sama)....hebat kan ??? marahan ataw penuh amarah itu rasanya pegal....betul2 pegal....yg biasanya kami merokok bersama di belakang kelas....setelah kejadian itu...jadi sama2 kehilangan....dan yg paling aneh ketika kami berbaikan....aku sedang duduk di bangku depan kelas bersama teman2 sekelas...dan kebetulan atw takdir....dia pun duduk di depan kelasnya yg memang kelas kami bersebelahan....entah kenapa ketika aku sedang duduk didepan kelas....teman2ku kompak masuk semua kedalam kelas...begitu juga teman2 sekelas dia....yaa jadi tinggal aku dan dia di depan kelas masing2 yg berdekatan....rasanya ketika itu....panas dingin....ingin kutersenyum kepada temanku...tapi untuk menggerakan kepala ke arahnya pun terasa sangat2 berat....berat sekali...!!! sepertinya sih dia juga sama...tapi dengan rasa yg berdebar2 akhirnya aku tersenyum padanya....ehhh ternyata dia juga gak tahan ingin menyapaku....kontan saja kami tertawa terbahak ...."brengsek lo!!!"...."sini....!!!" sambil bibir yg tak henti tersenyum seperti menemukan berlian satu panci....(ada gak sih berlian satu panci?) tapi itulah indahnya bersahabat....penuh dengan teka-teki....only GOD knows......,

nah ketika kakak sepupu ku itu meninggal karna kecelakaan lalu lintas itulah aku benar2 terpukul....aku selalu berpikir aku adalah mahluk ajaib yg selalu beruntung dan tak kan pernah sedih...atas semua kehilangan....atau apa pun (kecuali omelan dari ibuku hehehe....) ketika berserah diri pada yg kuasa aku baru merasakan 'itu' begitu dekat dengan RABB ku....SANG KHALIK....PENCIPTAKU....SESEMBAHANKU.....begitu rasa bergetar hinggap dalam rongga pori2ku...hatiku bergetar....air mataku tak tertahan jatuh mengalir diantara kelopak mataku yg selalu kusia-siakan.....dengan rendah diri aku memohon ampunan atas diriku dan diri kakak sepupuku......aku minta ampun....aku memohon semua dosaku dan dosanya terhapus...bahkan aku rela aku yg menanggung dosanya....aku menangis....tak pernah aku se-pengecut itu sejak kejadian jewer2an ketika di adu domba oleh kakak sepupuku semasa kecil.....tak pernah aku memohon dengan kata2...walaw kepada Sang Pencipta ku......karna aku berkeyakinan DIA maha tahu atas semua kebutuhan ku....dan aku terlalu pongah berdiri di atas kedua kakiku....kini aku menangis...penuh permohonan.....Astaghfirallah!! dosanya aku....! terlaknat dalam jahanam!! naudzubillah!!

ampuni aku dan dia Ya RABB!! aku hanya ciptaan....aku manusia tempat lupa dan salah!!! maka maaf kan aku dan dia...!! aku memohon dalam ringkihnya iman dan jiwaku.....aku malu terhadap diriku....malu kepada dunia...sesungguhnya KAU adalah kunci hatiku....." maaf kan kami ya RABB!! amin! HIKMAH!!! HIDAYAH!! mungkin itu yg dapat ku petik dari kehilangan itu....semoga ALLAH mengampuni semua dosa yg terbesit....., .....selamat tinggal aa.....kudoakan semoga kau di terima di sisiNYA........